Saturday, June 9, 2018

Seorang Pemimpi

"Seorang pemimpi yang tidak cukup puas dengan kesenangan-kesenangan yang mudah.  Yang mencari-pertama-tama-bukan penampilan, tapi denyut kehidupan di bawah permukaan kulit.  Seorang pemimpi yang terpesona pada hal-hal yang sepele"
-
Avianti Armand, "Arsitektur yang Lain", hal. 41
-
Pernahkah kamu menjadi si Pemimpi seperti tulisan di atas? Saya pada awalnya selalu begitu.  Sampai kehidupan sehari-hari mengantarkan pada realitas yang membosankan, kusam, dan jauh dari 'denyut kehidupan di bawah permukaan kulit'. Tapi yang membosankan dan keras itu seperti pengantar untuk tambah meyakini, kalau keajaiban dan keindahan itu ada.

Seperti suatu masa di mana saya pake royco dan sasa untuk masak.  Lalu kembali menyadari.  Tidak ada yang seenak kaldu rebusan daging ayam bagian dada.  

Terus masih pake royco ga sekarang? Masih 😁 demi penghematan.  Tapi jadi makin yakin, kalau harga dari asli itu sesuatu yang pantas dibayar harganya.  Dan jadi makin pengen mewujudkan, suatu hari 'tega' masak kuah bening pake ayam kampung. Buat kita2 orang dewasa, bukan cuma buat Keanu doang. Pake minyak wijen Yuen Yick yang sebotol empat puluh ribu. Bukan minyak wijen label merah yang sebotol cuma sebelas ribu, dituang ampe dua sendok makan baru ada rasanya 😂

Semoga si Pemimpi itu selalu ada berdiam dalam diri ini. Dan bisa ketuk pintu kalau sewaktu-waktu saya lupa.




Monday, February 12, 2018

Kozi coffee pack: Sumatra

Ini saya mulai dari rada tengah urutannya.
Disini background sudah diputuskkan. Tinggal obyek2 nya aja yang perlu diganti-ganti. Obyek Pemtik kopi nona Batak ini saya sket dulu.

I need another image of Lampung elephant. Since I'm not so good at drawing animals, I browse it on google.

Then I placed those images on the background using photoshop, just to make sure that I choose the right proportion of the images, comparing to the background I already have.




Thursday, December 3, 2015

Pi Bo Id Mo



Pi Bo Id Mo adalah event tahunan, dimana penulis buku anak atau siapapun yang berminat menulis buku anak mengumpulkan ide selama 30 hari.  Ide itu bisa berupa karakter, nama, kata yang inspirasional, atau bahkan sudah berupa manuskrip.  Tidak susah, tapi tidak mudah juga.

Yang paling menyenangkan, setiap hari ada blog p[ost dari penggiat buku anak, dan posting-posting itu sungguh memberi makanan bergizi untuk otak saya.

Saat ini event sudah hampir berakhir, dan syukurlah saya bisa menepati target 30 ide.  Time for execution! Hadiah yang paling dinanti adalah 13 orang yang terpilih untuk mendapatkan kritik dari agen buku anak. Cross my finger!

Sunday, May 10, 2015

Ballons Over Broadway




I've just watch "Balloons Over Broadway", a book by Melissa Sweet. I'm impressed by Tony Sarg, the man who run the show. He makes marrionette, design a puppet show for Macy's window on Thanksgiving Day, and he design a parade for Macy's yearly carnival.

But I'm even more impressed by Melissa Sweet who make Tony's story into children's storybook. In a veeery very good way. Melissa know the importance of bringing those ideas, creativity, and magical things of what Tony do, to children .

One of the book's page. Showing how Tony make a mechanic system composing his show, and even sweing costume for the puppet. I really love the way Melissa compose this page, as if this is Tony's diary himself.


Another page of the book


Link on Macys parade:
http://laughingsquid.com/macys-thanksgiving-day-parades-through-the-years/

Link on Melissa's book:
http://www.amazon.com/Balloons-over-Broadway-Puppeteer-Education/dp/0547199457

Link on Tony's marionette:
https://www.youtube.com/watch?v=6ieDZOkVZkU


Wednesday, April 15, 2015

Writer Workshop,Room to Read and Litara

Workshop ini diadakan di Lembang,San Gria, 27-30 Januari 2015. Diadakan oleh Room to Read bekerja sama dengan Litara yang semakin hari semakin menginspirasi saya.

Saya adalah wakil dari Litara bersama 6 orang lainnya. Agak mengejutkan juga bagi saya, "nyangkut" di writer workshop. Ini bukan tanpa usaha loh,karena penyaringan peserta workshop dimulai dari kompetisi menulis cerita anak sebanyak 200 kata.sama skali bukan perkara mudah. 200 kata itu dikit banget.Supaya lebih 'menjual' di mata para juri, tentu saja saya kasih gambar,jd picture  book 24 halaman.walau saya ragu itu ngaruh.Para editor Litara bukanlah orang2 yang mudah dialihkan fokusnya....hehee...

This workshop is very precious for me.Materinya "dalam", dan saya bertemu dunia (termasuk teman2) baru yang  ternyata saya nantikan kemunculannya ;)

Ini adalah share saya tentang materinya. Semoga cukup jelas terbaca tulisan tangan saya.






Habiskan kuota mu!-Maret 2015


When the baby’s born, I loose freedom, I loose values that I thought I won’t sacrifice, I loose quality time with my hubby, sisters, and parents, or you can simply say I’m lost.

Membesarkan anak adalah sebuah investasi yang kita tidak bisa tahu dimana ujungnya. Bagi cewek modern yang kenal kuliah, mall, dan pernah berpenghasilan, tinggal di rumah membesarkan anak is an everyday question:
”What the h*ll am I doing here? Do I look like a mop? (Karena udah kelima kalinya membersihkan berbagai tumpahan)
“Apakah ini sebanding dengan apa yang gue korbankan?”

Walaupun sebenarnya kamu sedang membesarkan seorang anak manusia. Walaupun siapapun tahu, pahlawan terbesar dimuka bumi inipun suatu hari pernah juga jadi bayi dan balita.

Tetap saja, begitu susah menilai diri sendiri.... sebagai seorang ibu. Sebagai manusia yang punya mimpinya sendiri.

Lakukanlah yang terbaik apa yang ada depanmu. Bring your best capabilities. Habiskan kuotamu! Nobody know, it will bring you somewhere. Pel kotor? Cuci! Makanan dilepeh-lepeh? Besok bikin lagi! Ada kontes yang selama ini beda dengan keahlianmu? If it’s feels right, why not try it?
If you don’t know where to go, any road will get you there.

I always try to find some place I might fit in. And somehow, I guess I see a light.  Tuhan tidak menutup mata. 

Jadi, untuk saya, Tuhan mengajar saya dengan tahun-tahun yang telah lewat. Ia ijinkan saya menelaah kembali hidup saya. Buat apa kedua tangan ini. Buat apa otak ini. Bukan ‘cuma’ untuk memikirkan karir. Uang. Mengejar kenyamanan hidup.. Tapi pertama-tama, untuk merawat kehidupan. Tanganku, harus belajar memasak. Harus belajar membersihkan, harus tega memegang feses, harus mau menyedot ingus. Otakku, harus mampu memikirkan menu seminggu. Harus bertahan terhadap gempuran emosi. Harus mampu memeluk dan menghibur si kecil, saat kemarahan dan tangis sebenarnya menggelegak di dalam.


Then after years,I must say, for moms who choose staying at home.... Let’s not loose our faith. Your little one deserve you. (Ur time, Ur money, ur energy, ur nap, ur missed lunch/dinner/breakfast, Ur cook, Ur funny face, Ur kiss on her boo boo) I guess at least until they are about 5 years old, as my mother in law told me. Until now I’m still not very sure, does my investment having a good portfolio, but well, I choose to keep it with me.  Hold it tight.

Happy Second Mother Birthday-around Sept 2013

I'm thinking a lot putting this post on the blog. It feels too personal. But hey,I already suffered for about 2 years becos I'm thinking I'm the only one who think such a thing like this. When my son already going to school and I meet more people(Moms), then I know these feelings are normal.But, it can be a monster if you do not have any ventilation. I wish I knew sooner that it's okay to hate some part of my duty as a mother. Cos anyway, I knew that it's just temporary. Soon my boy will be a big kid, and I don't want to feel sorry for things i don't do for him just because I'm whining for myself on his early years. So here it is. Mothers of toddler years, be strong and have fun. You're not crazy at all.

If there’s something can affect me so much, it’s having a kid.
Dualisme sakit dan gairah bangga/senang adalah sensasi yang terjadi, persis seperti peristiwa kelahiran. 

He robed my budget for buying chick-lit and useless-small pretty things.
He caused me ended up in a 1 year-without-haircut

Dia menjauhkan gue dari cat,pensil, scanner, browsing beautiful things, dan membuat gue mempertanyakan keberadaan gue sebagai makhluk berkemampuan kerja profesional.

He tested my endurance. On  10 pm he falls asleep. I’m going out. Eat a full plate of rice. On  11 he cries. I breastfeed, and he sleeps again. I’m going out again. Cook some vegetables and onion for his breakfast. And he cries again. I made him some milk. And he asleep. I opened the door, and he cries again. There goes my midnight me time, and the breakfast that haven’t done yet. What I hate most, when the boy already wake up early in the morning, and there's no food to eat.

If there’s something I wanted to tell, it will be:”Hey world, I’m excruciatingly in pain!”

On this point,
Would you change it with……

living abroad, maybe?in a beautiful apartment, going fabulous place with Sam?
“no”

Noted as a gifted illustrator, received wide publication, and traveling around the world?
“no”

Got a job for ur own children storybook, paid very well?
“no”

If you ask me, yes I hate it so much, but will I trade it with something else? My answer is,
 No, no.


Kata Float dalam lagu “Sementara”,

Percayalah hati lebih dari ini
Pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah
Nikmatilah lara
Jangan henti disini



Happy second mother birthday. To me.

Let's Try It - Desember 2014

Ketika memandang wajah anak lelakiku yang hampir berumur 3 tahun, beragam perasaan campur aduk dalam hatiku.  Bangga dan terharu,bahwa anak ini bisa mencapai milestone-milestone pentingnya, dalam 3 tahun pertama hidupnya.  Bertumbuh menjadi manusia kecil, bicara sangat lancar, berjalan, melompat, berlari, makan sendiri, hampir lulus sebagian toilet training... pencapaian-pencapaian ‘kecil’ dalam kurun waktu hidupnya, yang akan berpengaruh banyak untuk masa dewasanya.

Sejak Keanu berumur 2tahun 9 bulan, saya berusaha mengembalikan separuh dari aktivitas saya dulu, ketika belum mempunyai anak.  Amat tidak mudah mengatur waktu untuk bisa fokus dan produktif, sementara distraksi pekerjaan rumah tangga dan urusan anak selalu ada saja. In the daylight, nyaris tidk mungkin bagi saya duduk manis di depan komputer, karena Keanu pasti memanjat dan minta diputarkan film down load-an. Beberapa kali saya mencoba untuk bekerja di luar. Di coffee shop(warung kopi) dekat rumah, membawa berkas-berkas yang bisa saya selesaikan secara manual, sambil menunggu waktu 2-3 jam berlalu dan tergesa pulang ke rumah.  Ada kalanya untuk urusan yang lebih panjang, saya berada hampir 7 jam di luar rumah, yang artinya Keanu bersama Bibi selama itu.

Suatu hari, setelah hampir 2 bulan beraktivitas di luar rumah, yang satu perasaan yang mendominasi: Perasaan tidak nyaman meninggalkan Keanu di rumah dalam waktu yang lama, hanya dalam pengawasan si bibi.



Kalau bisa memilih, ingin sekali bisa bekerja di rumah, Keanu  tidak apa dipegang orang lain, tapi saya kan bisa melihat dan mendengar apa yang dia lakukan. Hari ini dan kemarin, syukur puji Tuhan, Keanu membiarkan saya dan ayahnya mengerjakan administrasi proyek hampir 3 jam nonstop. Sebelum jam 13.00 siang, jam ngantuknya, ia tidak terlalu rewel ingin sama2 duduk di meja kerja. Ini buat saya ideal sekali. Setengah hari, untuk permulaan, sudah cukup. 

Ada banyak kali saya ingin mundur saja

Ada banyak kali saya ingin mundur saja dari segala urusan nggambar, buku cerita, kesenangan saya sama acara-acara diskusi,gathering, seminar tentang penerbitan/nulis/nggambar.  Karena banyak yang komen, itu ga keren.Udah ga keren, ga menghasilkan sesuatu lagi. Seakan-akan itu hanya pengisi waktu yang ga bertujuan buat apa dan mau kemana.

Apakah diri saya berarti hanya ketika saya punya value? I value a true friend who can see the real quality inside me without have to wait that quality speaks quantity. Quantity di sini bisa diartikan sebagai penghargaan,materi, dsb.

Sebuah ide, sebuah peneropongan kita akan arah kita sendiri, kadang panjang jalannya. Ketika kita mengeluarkan ide yang masih rapuh layaknya bayi prematur ini ke orang-orang di sekeliling kita, kita mengambil suatu resiko. Apakah orang-orang itu punya wawasan terhadap ide anda itu? Misalnya, seorang mahasiswa memperlihatkan bangku hasil kuliah Estetika Bentuk-nya(salah satu tugas jaman saya kuliah dulu- dimana kita diminta bikin bangku. Memikirkan dari segi estetika maupun kenyamanan fungsinya). Pamannya yang bankir bilang, “apaan tuh?” tapi pamannya yang orang desain produk akan berlutut, mengamati setiap segi bangku itu,dan manggut-manggut. “Idenya udah bagus. Tapi ergonominya masih kurang. Materialnya coba diganti, nanti pasti lebih bagus deh”.

Apakah anda memperlihatkan ide-ide anda ke khalayak yang sesuai? Khalayak yang bisa melihat potensi dari ide itu, and make it grow, and make it alive! Not just walk away and kill it.

I don’t need any great confidence to walk trough this path.
I’m not  choose to believe in myself.
I just choose to keep on going.

This video from a friend makes me wrote this post.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Workshop yang saya ikuti kemarin dinaungi oleh organisasi internasional “Room to Read” dan “Provisi Education”. Mereka menggelar banyak workshop: untuk editor dan fasilitator,workshop financial report, workshop untuk penulis, dan untuk ilustrator.  Untuk menghasilkan 14 buku anak. Picture children book, yang diperuntukkan untuk anak yang baru bisa membaca. Terdiri dari 20-an halaman, 1 halamannya hanya terdiri dari 1-3 kalimat. Saya baru dibangunkan kalo pic book is a serious matter. Ada organisasi yang rela menggelontorkan dana besar, menaruh peserta workshopnya di hotel berbintang, fasilitator utamanya berkeliling Asia memberikan materi, pertemuan untuk membahas revisi naskah dilakukan hingga keluar kota demi asistensi tatap muka.

Saturday, March 7, 2015

Seni Merawat Jiwa

Pekerja seni dikenal seringkali seret mendapatkan rupiah, makanya orang tua-orang tua kebanyakan menolak anaknya masuk pendidikan tinggi senirupa,seni tekstil,seni musik, sastra, atau bentuk kesenian lainnya.

Memanglah kita punya jarak lebih jauh dalam menentukan ekonomi negara dan perusahaan dan perorangan. Kita tak serta merta punya arti dalam perputaran barang, dari yang primer seperti sayuran dan bahan pokok, hingga tersier seperti jual beli komputer atau mobil.

Tapi berkesenian merawat jiwa, bukan? Dan bukankah itu adalah modal negara agar rakyatnya sehat, bahagia, sehingga kreatif menciptakan inobasi-inovasi demi kemajuan bangsa. Jiwa yang berbahagia, punya aura bersih, erat dengan kejujuran dan ketulusan.

Tengoklah artikel KOMPAS sabtu (07/03/2015), "Menyanyikan Kegembiraan dengan Sederhana". Bercerita tentang duet Ukulele-vokal Meicy dan Arum yang menamakan dirinya Tetangga Pak Gesang. Suatu kali mereka datang ke RS Hasan Sadikin, dan bernyanyi di ruang rawat kanker anak.

Saya sungguh terharu membaca kalimat terakhir. Bukankah kegembiraan bernyanyi yang bisa meluluhkan bekunya hati seorang gadis kecil? Dan bukankah itu sesuatu yang sangat berharga, mendapatkan kembali semangat seorang anak, yang walaupun hasilnya baru bisa dipanen nanti-nanti, tapi mungkin lebih berarti dari nilai saham yang setiap hari berubah, urusan cabe dan sayuran yang kian hari kian mahal saja, dan urusan-urusan perut lainnya.

Kadang kita dibutakan oleh urusan perut tersebut, bukan? Padahal urusan kita ada yang jangka panjang, ada yang jangka pendek. Isi perut jangka pendek. Merawat hati dan jiwa urusan jangka panjang, yang, nantinya akan berpengaruh lagi pada urusan perut. 

Bisakah kita bersinergi? Andaikan pemerintah dan pemilik kapital mau sedikit berjibaku bekerja sama dengan seniman-seniman kelas teri dan menggunakan kekayaan budaya maupun alam lokal dalam setiap urusan promosi, pengadaan barang, perencanaan program,dan lain sebagainya.  Mungkin pekerja seni di Indonesia bisa sedikit melonggarkan ikat pinggang, dan orang tua-orang tua tak lagi melarang anaknya masuk sekolah seni.

Monday, September 30, 2013

Leftovers

Nasi tim dan kuah sisa makan malam, Jus tomat, Teh manis, Yoghurt yang terlanjur dikeluarkan dari kulkas tapi tidak sempat dimakan (dan nampaknya ga bisa masuk kulkas lagi - udah 24 jam lebih)  

Leftovers dari makanan Keanu sepanjang hari atau bahkan cuma setengah hari, kalo dijumlah-jumlah sudah melebihi takaran saya satu kali makan. Maka sebenarnya mungkin saya ga perlu satu sesi makan khusus buat diri sendiri. Tapi karena hal terakhir itulah yang saya lakukan, ga heran kalo timbangan membengkak :(

Sunday, September 29, 2013

easy cheesy cake

easy cheesy cake:
layered: biscuit crust,cream cheese, yoghurt, strawberry jam.add another layer of  that 4 ingredients.
Untungnya Keanu suka :D

Tuesday, September 24, 2013

Duo Haircut Specialist



Anak anda rewel kalo potong rambut? Dikasih susu sampai tidur, dan panggil
kapster jagoan Tante Maya...!(yang kebetulan ngeliat gue desperate bawa-bawa gunting mau motong rambutnya Keanu, trus dengan baik hatinya menawarkan diri,"Kak, gue bisa motong rambut. Mau dipotongin?" kata gue:"Mauuu....!!!")


Yang gendong Bibi Nini....ngukur-ngukur dulu pake sisir kecil...
Kapsternya mulai akrab sama yang gendong
Bibi mule pegel...


Yang dipotong tetep bahagia, mama bahagia karena ga harus megamgin anak rewel n ikut belepotan rambut sperti biasanya kalo potong rambur di salon....
Makasih banyak Tante Maya...mau motongin rambut Keanu di sela-sela deadline =D

Sarapan 24 Sept 2013

24 September 2013
Menu sarapan buat Keanu besok: Mashed potato with cheese sauce. Ngerjainnya cepet karena dari sore udah making decision mau bikin apa buat besok pagi, alias ga pake bengong depan kulkas.

Tuesday, May 17, 2011

Pics from Crafty Days #5-2011

What I got from Crafty Days... experience, new friends and mentors, sight of creative things, and alot of fun!




My stuff: framed illustration and notebooks. Look at the ducky, cute bookmark by capung mungil!


Neighbour: Asri http://ked-indonesia.blogspot.com/ and Ririn.


New friends, the talented crafters! Angel(Paperpleased), Mei(Oma Anna), Siesca(Anything Sunday), Asri (k.e.d), me, Ririn.

Another neighbour: Very inspiring Oma Anna fruit jam and leather journal!

My desk together with my partner, Mbak Dini with her Capung mungil http://capungmungil.multiply.com/

Meli and Evelyn. Foreground is cute cushion by Maelady! Evelyn comes from Jakarta to enjoy the bazaar.

And one of my favourite part of crafty days... people are pleased to trade art with you! These crafters below is very generous to trade their things with mine!
Fortune Cookies by http://sheiladtote.multiply.com/. I am longing to have this bag for my own! She trade this lovely bag with my small "Komik" notebook and "Hello Earth" cards, also one "Motherhood" card. Thank u, Sheila!

Passport case by Angel from http://paperpleased.blogspot.com/. I'm adore the color and soft pattern of Paperpleased. Angel choose a big notebook from me :)



The Big lazy pouffy Owl from http://idekuhandmade.blogspot.com/! Thank u Puri for letting me choose the big one!Puri choose my big notebook "fantasy world" and small notebook "Hello Earth". I also meet Oline and Kicky from Ideku Handmade. This one is for my niece who will be a birthday girl on may 20th. pssst, don't tell her now!

So that's it =D lovely weekend!



Monday, May 16, 2011

Blah blah on Tuesday

Distracting makes you spend alot of hours doing unecessary things. This morning I planed to go to Borma Dakota, doing site visit for a client. But then Sam has an internal meeting have to start cos his partners is already arrived. So I have to think how to get information I need without going there, and fortunately this morning 'alam semesta' mendukung..hahahaa... I only call one number, talking to two people, and I got what I need.

And then I go to the living room to making photos of my notebook and cards stuff. After three shots, rarrrgh.. battery is emptyyyy! And it's already 3 hours, the charger haven't stopped yet. And I'm ended up sitting in front of the computer, browsing things that really interesting at first, but then makin' me realize that haven't done any of my task that I have to today(except calling people at Borma :p).

*siiighhh* But then I read an article suggest by my sister, a very interesting and a great one: http://angelinaveni.com/2010/12/12/merefleksikan-pendidikan/
Angelina told us her perspective about education in Indonesia compared with US standard, after taking one semester at Stanford University. It's about consciousness in diversity,individuality and personality, enterpreneurship and critical thinking.

By the way my friend has an interesting opinion about getting children into a school that has new and progressive way of teaching in here, Indonesia. She says: "Make sure that the school has a wide level, from elementary to senior high. It would be a pitty for the child if he have to stop in some level and then going to an 'ordinary' school. If his surroundings do not understand him, he might ended become confused".

Blah. let's have the education start at home.

Friday, May 13, 2011

My Stuff for Crafty Days!

You will recognized my illustrations I submit before on these things I've made for the bazaar =D
Semua yang di bandung, jakarta dan sekitarnya, mari datang ke Crafty Days! 14-15 Mei 2011 di TOBUCIL, Jl. Aceh, No.56!




BAZAAR HANDMADE 14-15 Mei 2011 Pk. 09.00 - 18.00 WIB
Informasi lebih lanjut:
Tobucil & Klabs Jl. Aceh 56 Bandung Telp/Fax 022 4261548
www.tobucil.blogspot.com www.tobucilhandmade.blogspot.com
twitter: tobucil fb. www.facebook.com/tobucil

Bagus Bagus
Pyur handmade
PAPAYAMANGO STUFF
Paperpleased
Oma Anna
Zpiderdzigh by Zuperdzigh
Kandura
Maelady
tilunik!
DERAU
K.e.d.
Sheila D
Audelia Agustine
Anything Sunday
OCAROL
Nest of Ojanto
Idekuhandmade
Vantiani
Tipi Knitting Yarn
Tobucil Handmade:
Vitarlenology
By Hand Kinkin
RinjaRinja
The Mogus World
Needle Noodle
ARC Pernik
Kontemplacity

SALE BENANG RAJUT TIPI UP TO 50%

WORKSHOP HANDMADE :
Sabtu, 14 Mei 2011
Pk. 10.00 -12.00 WIB Workshop Merajut/knitting bersama klab merajut (Gratis)
Pk. 13.00 - 14.00 WIB Workshop Yubiami bersama The Men Who Knit (Gratis)
Pk. 13.00 - 14.30 WIB Workshop Boneka Pom Pom bersama The Mogus (Gratis)

Minggu, 15 Mei 2011
Pk. 10.00 -12.00 WIB Membuat Boneka Bantal bersama Idekuhandmade (Tempat terbatas & GRATIS)
Pk. 10.00 -12.00 WIB Workshop Scrap Book. Biaya alat dan bahan Rp. 10.000/peserta bersama Klab Scrap Book
Pk. 13.00 -15.00 WIB Workshop Merenda/Crochet bersama klab merenda (GRATIS)

CRAFTYPRENEUR FORUM, Sabtu 14 Mei 2011, Pk. 15.00 -17.00 WIB
Obrolan santai Berbagi pengalaman memulai usaha handmade.
Bersama: Martha Puri (idekuhandmade, Jakarta), Ojan & Putri (Nest of Ojanto, Yogjakarta), Ika Vantiani (Vantiani, Jakarta) dan Tarlen Handayani (Vitarlenology & Pendiri Tobucil & Klabs, Bandung).

MUSIK SORE, Minggu 15 Mei 2011, Pk. 15.30 - 17.30 WIB
Menampilkan:
Klab Klassik
Yustinus Ardhitya
Grace and Tesla
Ammy Alternative Strings

Thursday, January 27, 2011

Anne and Emily




...Haruskah dia menolak arus, ketika datang tawaran untuk mengikutinya? Bunga-bunga Lili putih bulan Juni melambai-lambai di dalam angin sepoi-sepoi lembut. Emily nyaris bisa melihat teman lamanya, Perempuan Angin, membungkuk di atas bunga-bunga itu untuk mendongakkan dagu sehalus lilin mereka.....
(Emily Climbs, halaman 464-465)

My newest favourite writer is Mrs Lucy. Lucy M. Montgomery. Yes, Anne of Green Gables! Sweet, warm and kindhearted Anne, followed by dark haired Emily Starr, become my new friends.

I guess I like Emily more, ‘cos she has a darker side that always popped out together with her mischief plan. Emily is full of passion, but she has a depth that makes her a poet. With Anne, everything is bright, positive, and pastel color. With Emily, there were troops of beautiful ghost that lurking behind the pretty pine tree.

And also, thank you to Mizan-Qanita Publisher, that translated and published Mrs. Montgomery’s titles. There were other publisher soon grasp the opportunity to published another books of Lucy Montgomery, it’s The Story Girl. I guess that’s mean Qanita has a very good sense!